Senin, 19 September 2016

ara rindang lestari



komunikasi islam
1.       Definisi komunikasi islam
Istilah komunikasi berasal dari bahasa inggris  comunicatian  yang artinya suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku. Komunikasi juga diartikan sebagai cara untuk mengomunikasikan ide denan pihak lain, baik dengan berbincang-bincang, berpidato, menulis maupun melakukan korespondensi
Dalam bahasa arab komunikasi sering menggunakan istilah tawashul dan ittishal. Ketika definisi tentang komunikasi , awadn mengatakan bahwa komunikasi (ittishal) adalah melakukan cara yang baik dan menggunakan sarana yang terbaik untuk memindahkan informasi , makna, rasa, dan pendapat kepada pihak lain dan memengaruhi pendapat mereka serta meyakinkan mereka dengan apa yang kita inginkan apakah dengan menggunakan bahsa atau dengan hal lain.
Kalau merujuk kepada kata dasar washala yang artinya sampai, tawashul yang artinya proses yang dilakukan oleh dua pihak untuk saling bertukar informasi sehingga pesan pihak yang berkomunikasi. Jika komunikasi dilakukan oleh satu arah tidak bisa dikatakan tawashul. Adapun kata ittishal secara bahsa lebih menekankan pada aspek ketersambungan pesan, tidak harus terjadi komunikasi dua arah. Jika salah satu pihak menyampaikan pesan dan pesan itu sampai dan bersambung deganpihak yang di maksud, maka pada saat itu sudah terjadi komunikasi dalam istilah ittishal.nadapun dalam kamus besar bahsa indonesia, komunikasi diartikan sebgai pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehngga pesan yang dimaksud dapat dipahami.  Terjadi hubungan san kontak antara dua orang atau lebih juga dalam kamus besar bhasa indonesia sudah disebut komunikasi.
Dr. Halah al-jamal mengatakan bahwa komunikasi adalah upaya manusia untuk menampilkan hubungan yang terbaik dengan ciptaan-nya, denan dirinya, dan dengan sesama manusia. Menurut definisi halah, komunikasi adalah hubunga terbaik, definisi ini menekan kan pad akualitas komunikasi dan  bentuk-bentuk komunikasi. Halah membagi komunikasi dalam tiga bentuka :
a.       Komunikasi dengan pencipta.
b.      Komunikasi dengan diri sendiri.
c.       Komunikasi sesama manusia.
Sedangkan menurut buku sasa djuarsa yang berjudul pengantar ilmu komunikasi dijabarkan tujuh definisi yang dapat mewakili dsudup pandang dan konteks perngertian komunikasi. Definisi tersebut adalah sebagai berikut :
1.       Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk prilaku orang-orang lainnya (khalayak).
2.       Komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian dan lsebagainya melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, dan angka.
3.       Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa ? dengan akibat apa atau hasil apa ?
4.       Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseoran (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.
5.       Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidak pastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.
6.       Komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainya dalam hidup.
7.       Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat memengaruhi pikiran orang lainnya.
Definisi pertama menjelaskan bahwa komunikasi dilakukan dalam bentuk kata-kata dan bertujuan untuk memengaruhi dan membentuk prilaku orang lain. Definisi kedua melengkapi definisi yang pertama, bahwa komunikasi tidak hanya berbentuk kata tetapi juga gambar, angka, dan lain-lain sehingga yang disampaikan bisa lebih mewakili yaitu termasuk gagasan, emosi atau keahlian tanpa menyebutkan efek harus memengaruhiatau membentuk karakter orang lain. Definisi ketiga dari Lasswell melengkapi definisi komunikasi dengan menyebutkan komponen proses komunikasi, yaitu berbagai informasi, mengurangi rasa ketidak pastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego, menghubungkan banyak orang, dan memengaruhi orang lain. Namun menurut Stewert L.Tubbs dalam buku human comunicatian meragkum pengertian komunikasi dengan mengatakan bahwa  komunikasi secara luas didefinisikan sebagai “berbagai pengalaman”.
                Namun menurut buku yang menjadi pedoman saya mengatakan komunikasi tidak hanya bermakna berbagi pengalaman, tetapi juga membagi pengalaman. Berbagi pengalaman yang arinya berbagi informasi tentang pengalaman yang didapat oleh masing-masing pihak yang berkomunikasi. Berbagi pengalaman yang di ambil dari kata tawashul ( saling berhubungan ) yang merupakan model komunikasi dua arah atau lebih. Salain berbagi pengalaman, komunikasi juga berarti membagi pengalaman. Membagi pengalaman diambil dari kata ittishal yang merupakan salah satu model komunikasi satu arah. Selain berbagi dan membagi pengalaman, definisi komunikasi juga boleh mengabaikan aspek pengaruh komunikasi saat proses dan sesudah proses berbagi pengalaman berlangsung. Orang yang sedang bimbang untuk memutuskan sesuatu karena dihadapkan dengan berbagai pilihan akan merasa lebih antap untuk memutuskan sesuatu kalau mendengar teman berkomunikasinya menyampaikan tentang pengalaman kesuksesannya dalam menghadapi masalah yang hampir sama dengan masalah yang sedang dia hadapi. Komunikasi juga membantu seseorang untuk bertindak lebih efektif. Orang yang membagikan pengalaman hidupnya kepada temannya terpengaruh untuk mengikuti jejak temannya yang menceritakan.
Berdasarkan paparan tersebut penulis buku yang menjadi pedoman saya ini berpendapat bahwa komunikasi adalah proses berbagi dam membagi pengalaman dengan tujuan saling mempengaruhi.
2.       Definisi islam
Makna islam menurut al-jurjani ini mengacu kepada makna bahasa. Abdul Karim Zaidan dan Ushul al-Dakwah memaparkan islam sebagai berikut :
1.       Islam adalah bersyahadat bahwa tiada ilah selain Allah dam Muhamad adalah Rasullah, mendirikan solat, menunaikan zakat, berpuasa ramadhan, dan menunaikan haji bagi yang mampu.  Definisi yang perata ini memotret islam dari sisi amalan utama atau lima rukun utama yang tidak boleh ditinggalkan bagi yang memeluk agama islam karena lima rukun tersebut adalah pilar dari utama islam.
2.       Definisi kedua, islam adalah kerendahan, penyerahan diri, dan ketundukan kepada Allah. Ketundukan ini dimasyarakat harus dalam bentuk pilihan bukan karena terpaksa, yaitu ketundukan kepada Allah di segala bidang. Definisi yang kedua ini menitip dengan definisi yang diberikan oleh al-jurjani, yaitu definisi islam yang diberikan bahsa. ketika kata islam dihubungkan dengan dihubungkan dengan din yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW dan Allah SWT, maka defiisi islam adalah ketundukan atas dasar suka rela kepada Allah.
3.       Definisi ketiga , islam adalah sistem umum dan peraturan lengkap tentang urusan kehidupan, serta paduan meniti kehidupan dan segala konsekuensi dari penerimaan atau penolakan terhadap ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT. Islam juga diterima secara parsial dan tidak lengkap sebenarnya sebelum berislam dengan sebernarnya.
4.       Definisi ke empat, islam kumpulan seluruh nilai yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh manusia baik hukkum ibadah, akhlak, inadah, muamalah, serta berita-berita yang disebutkan sebelum Al-quran dan as-sunnah. definisi ini hampir mirip dengan definisi ketiga , definisi ke empat ini hanya menambahkan bahwa islam tidak hanya menjelaskan tentang aturan kehidupan tetapi juga informasi-informasi atau berita-berita yang diperlukan dalam kehidupan manusia.
5.       Definisi kelima, islam adalah jawaban yang benar dan tepat untuk menjawab tiga pertanyaan prinsip yang selalu menyibukan akal manusia dan selalu muncul dalam pikiran mereka sepanjang masa, dari mana kita berasa, untuk apa kita hadir di muka bumi ini, dan kemana tempat kembali ? untuk pertanyaan pertama, dari mana kita berasal, islam menjawab bahwa manusia berasal dari Allah yang menciptakan manusia dari dua perpaduan utama yaitu jasad dan ruh. Jasad kita yang diciptakan dari tanah dan sari pati kita diciptakan dari ruh berasal dari Allah SWT, dengan demikian manusia memiliki kebutuhan yaitu kebutuhan jasad dan ruh.
Pertanyaan yang kedua, apa yujuan hidup manusia di dunia ini, islam memjawab bahwa tujuan hidup manusia du muka bumi ini adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena tujuan utama hidup adalah ibadah maka seluruh aktivitas manusia tidak boleh keluar dari tujuan utama tersebut. Definisi kelima ini memotret islam dari hakikat manusia dan dari definisi ini kita tahu bahwa ajaran islam adalah benar-benar untuk manusia.
6.       Defiisi keenam, isam adalah roh yang sebenarnya bagu manusia, cahaya dalam menitip jalan, obat segala penyamatan bagi penggunanya.
Penulis buku pedoman ini juga memiliki definisi, penulis lebih cenderung menangkap islam menurut maksa bahasa, islam manurut bahasa secara umum artinya tunduk, menyerahkan diri kepada Allah, damai, serta selamat. Damai dan selamat itu adalah tujuan, sedangkan sasaranya tunduk dan menyerahkan diri dengan seluruh aturan Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW dan yang paling pokok diantaranya adalah rukun islam.
Dengan makna bahsa seprti ini, kita bisa menangkap roh dari dinul islam secara keseluruhan, yaitu kedamaian dan keselamatan. Jalan yang mengantar kepada kedamain dan keselamatan itu adalah ajaran islam ynag tertuang dalam al-quran dan as-sunah Nabi Muhammad SAW. Islam dalam arti kedamaian dan keselamatan inilahyang mewarnai seluruh demensi ajaran islam untuk menebarkan rahmat bagi seluruh alam bukan sekedar slogan, tapi roh yang melekat dengan nama islam itu sendiri.
3.       Makna komunikasi
Setelah mengetahui definisi  komunikasi dan definisi islam, dapat diketahuai secara jelas bahwa yang dimaksud dengan komunikasi islam dama buku ini adalah komunikasi yang dibangun di atas prinspi-prinsrip islam yang memiliki roh kedaian, keramahan, dan keselamatan.
Berdasarkan informasi dari al-quran dan as-sunah ditemukan bahwa komunikasi islam adalah komuniksi  yang berupaya untuk menghubung hubungan dengan diri sendiri dengan sang pencipta, serta dengan sesama untuk menghadirkan kedamaian, keramahan, dan keselamatran buat diri daqn lingkunga dengan cara tunduk dengan perintah Allah dan Rosul.
Tindakan apapun dalam komunikasi yang membuat hati menjadi rusak atau hati orang menjadi sakit atau luka bertentangan dengan roh komunikasi dalam islam karena itu, komunikasi islam dalam buku yang menjadi pendoman penulisan saya ini hanya sekedar pemberian lebel islam untuk berkomunikasi. Islam juga sangat peduli dengan komuikasi yang menyelamatkankan, meskipun secara sistematis sebagai sebuah ilmu sebelum mapan sebagai mana ilmu komunikasi yanng sudah ada.
Kepedulian islam dengan bidang ini tergambarkan dari banyak istilah yang terkait dengan komunikasi. Masing-masing istilah tersebut menjadi modal utama untuk menggali karakteristik ilmu komunikasi islam.
4.       Ruang lingkup kajian komunikasi islam.
Objek kajian ilmu komunikasi islam terdiri dari tiga paket kajian tidak bisa dipisahkan antara satu dengan   lainnya. Tiga paket kajian itu adalah komunikasi manusia dengan allah, komuniksi manusia dengan dirinya sendiri, dan komunikasi manusia dengan lainnya. Tiga bentuk komunikasi ini merupakan warisan dari ajaran agama secara universal.
Komunikasi yang terdapat dalam komunikasi  islam : komunikasi manusia dengan tuhannya,n komunikasi dengan dirinya sendiri, dan komunikasi dengan sesama manusia merupakan ajaran universal, bukan identik dengan islam saja, karena Nabi Daud a.s juga sudah mengajarkan tiga bentuk komunikasi.
5.       Manfaat mempelajari ilmu komunikasi islam.
Sebagian salah satu sisi dalam kehidupan manusia, aktivitas komunikasi itu dikatakan akademi sebagai mesinyalirnya sebagian aktivitas yang dilakukan manusia sebanyak 90% dalam kehidupannya sehari-hari. Cangara yang menyimpulkan penilaian dari banyak pakar mengatakan bahwa komunikasi adalah sabagai suatu kebutuhan yang sangat fundemental bagi seseorang dalam hidup bermasyarakat. Menurut Schram komuniksi dan masyarakat merupakan dua kata kembar yang tidakdapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Tanpa komunikasi tidak mungkin masyarakat terbentuk, sebaliknya tanpa masyarakat, maka manusia tidak mungkin dapat menggembangkan  komunikasi.
Karena pentingnya komunikasi tersebut, islam yang mengusungkan prinsip “kafah” atau komprehensif dalam ajarannya tanpa panduan. Kehadiran ilmu komuniksi islam ditunjukan untuk membimbing kaum muslimin secra khusus dan manusia secara umum agar mampu membangun komunikasi kepada pencipta mereka, denga  diri sendiri serta dengan sesama. Komunikasi yang terjalin dengan prinsip komunikasi islam akan menghadirkan kedamaian dan keselamatan, baik untuk diri komunikasi maupun untuk masyarakat secara umum. Jika umat islam melakukan komunikasi dengan niat ikhlas untuk menjalin silahturahmi dan meningkatkan kualitas hubungan positif dengan sesama manusia, maka mereka tidak hanya mendapatkan keuntungan dunia, tetapi juga akan mendapatkan pahala akhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar