Bab 4
Istilah-Istilah Kominikasi Dalam
Al-Quran Dan Hadist.
A. Pendahuluan.
Dalam al-quran dan hadist ditemukan
cukup banyak istilah-istilah yang terkait dengan ilmu komunikasi. Diantaranya
adalah lafadz, qaul, kalam, nuthq, naba’, khabar, hiwar, jidal, bayan, tadzkir,
tabsyir, indzar, tahridh, wa’adz, dakwah, ta’aruf, tawashi, tabligh, dan
irsyad.
B. Jenis
pesan.
Pesan adalah seperangkat lambang
bermakna yang di sampaikan oleh komunikasi. Deddy mulyanto mulyana mengatakan
bahwa pesan adalah seperangkat simbol atau verbal non verbal yang mewakili
perasaan, nilai, gagasan atau maaksud sumber tadi.
1. Pesan
verbal
a. Lafdz
Berasal
dari bahasa arab yang berarti melempar, di sebut lafdz, karena bunyi yang kita
keluarkan dari mulut ibarat bunyi atau simbol ynag kita lemparkan dari mulut
kita.
Ladfz
juga dipahami sebagai pesan paling sederhana yang keluar dari lisan seseorang
yang dapt dipahami maknanya.
b. Qoul
Qoul
dari bahasa indonesia “qoul” diartikan kata. Kata “qoul” disebut 1.722 kali
dalam al-quran :529 kali dalam bentuk qala, 92 kali dalam bentuk yaqulun, 332
kali dalam bentuk “qoul”, 13 kali dalam bentuk qulu, 49 kali dalam bentuk qila,
52 kali dalam bentuk al-qoul, 12 kali dalam bentuk “qouluhum” dan bentuk-bentuk
lainnya.
Selain
mengandung makna, qoul adalah ucapan yang diucapkan oleh pembicara karena
keinginan dirinya. Qoul yang dimaksud di sisni adalah kata yang mengandung
makna keluar dari lisan atas kesenjangan dan kesadaran penuh dari orang yang
mengucapkan.
1) Qoul
dalam al-quran
Dalam
al-quran ditemukan cukup banyak ayat yang menggunakan istilah qoul. Secara
umum, qoul ynag terdapat dalam al-quran bermakna kalimat dan digandeng degnan
ssifat tertentu. Berikut qoul yang disebutkan dalam al-quran :
a. Qaulan
ma’rufan.
Ma’ruf
artinya kebaikan dunia dan akhirat. Dari ayat (QS. An-nisa’ (4):8),
menyimpulkan bahwa qoulan ma’reufan adalah lafaz atau ungkapan yang baik,
ramah, tidak kasar, tidak menyinggung perasaan, tidak kotor, tidak mengandung
nafsu orang yang mendengarkannya untuk berbuat jahat.
b. Qoulan
kariman.
Qoulan
kariman secara bahasa berarti perkataan yang mulia dan berharga. Ungkapan yang
indah dan yang penuh dengan adab
sehingga orang yang diajak bicara merasa bahagia.
c. Qoulan
maysuran
Menurut
bahasa qoulan maysuran artinya perkataan yang mudah. Maysuran adalah isim
maf’ul dari yusr yang artinya mudah.
d. Qoulan
baliqan.
Ungkapan
qaulan baliqan secara bahasa bererti perkataan yang sampai kepala maksudnya,
berpengaruh dan berbekas kepada jiwa.
e. Qaulan
layyina.
Ungkapan
qulan kayyinan secara bahasan berarti ungkapan yang lemah lembut. Secara umum
qoulan layyina adalah upaya untuk
berkomunikasi dengan orang lain dengan lunak, tidak memvonis, mengingatkan tentang
sesuatu yang disepakati seperti kematian, dan memanggilnya dengan panggilan
yang dia sukai.
f. Qaulan
sadidan.
Ungkapan
qaulan sadidan menurut bahasa yang artinya perkataan yang benar. secara umum
bermakna perkataan yang tepat dengan kondisi yang ada, seperti menembakkan anak
panah tepat sasaran.
g. Qoulan
tsaqilan.
Menurut
bahasa artinya perkataan yang berat. Secara umum karena di dalam kalimat qoulan
tsaqilan mengandung tugas-tugas berat bagi orang yang mukalaf (mendapatkan
tugas).
h. Qoulan
‘adziman.
Secara
bahasa qoulan adziman artinya perkataan yang besar. Kata-kata besar yang
dimaksud adalah di sini besar kekejiannya, bear kelancangannyam besar
kedustaannya, dan jauh keluarnya ari hal yang sebenarnya.
i.
Ahsan qoulan.
Ungkapan
secara bahasa berarti perkataan yang paling baik. Orang yang terbiasa
mengucapkan kata baik dan mendengarkan kata baik maka dia akn berpotensi
menjadi orang yang berkualitas baik.
c. Kalimat
Kalimat
adalah susunan lafdz yang mengandung makna yang sempurna. Menurut ahli bahasa
kalimat terdiri dari dua kata atau lebih yang mengandung makna sempurna.
Kallimat
dalam al-quran :
1. Kalimatullah
Kalimatullah
artinya kalimat allah. Yang dimaksud kalimatullah adalah agama allah, hukum
allah, syariat allah, dan segala hal yang bersumber dari allah.
2. Kalimat
allahzina kafaru.
Kalimat
allahzina kafaru artinya kalimat orang-orang yang mengikari kebenaran.
3. Kalimat
sawa’.
Kalimat
sawa’ artinya kalimat yang sama. Imam tabari mengatakan bahwa kalimat sawa’
adlah kalimat yang adil. Kalimat yang adil.
BAB 5
FUNGSI-FUNGSI KOMUNIKASI ISLAM
1.
Fungsi meyakinkan
Di
antara fungsi penting komunikasi islam adalah fungsi meyakinkan. Fungsi
meyakinkan artinya membuat ide, pendapat, dan gagasan yang kita miliki bisa
diterima oleh orang lain dengan senang hati dan tidak terpaksa. Bahkan bukan dengan hanya menerima dengan sukarela,
mereka yang merasa mantap dengan penjelasan tersebut bisa menjadi pendukung ide
itu.
Fungsi
meyakinkan dalam komunikasi Islam bisa dicapai di antaranya dengan metode hiwar
(dialog) dan jidal (debat). Hiwar (dialog) dilakukan dengan
suasana santai, saling mengemukakan pendapat dengan tenang, mungkin di dalamnya
juga terjadi tarik ulur, dan akhirnya berujung kepada suatu kesepakatan
mendukung ide bersama atau salah satu ide yang lebih baik. Adapun jidal
(debat) biasanya lebih seru, kadang-kadang sampai panas, dan masing-masing
ngotot dengan pendapatnya. Orang yang menyampaikan ide cemerlang dengan
alasan-alasan dan logika yang kuat biasanya akan menjadi pemenang dan idenya
akan dijadikan rujukan.
2.
Fungsi mengingatkan
Lupa adalah sifat yang tak bisa berpisah
dari manusia. Sifat ini sudah ada sejak adanya bapak pertama Adam A.s. lupa
disefinisikan sebagai ketidakmampuan mengingat kembali suatu tema yang
diperlukan pada saat yang dinginkan.
Di antara masalah yang paling
banyak dilupakan dan dilalaikan oleh manusia adalah masalah agama. Itulah
sebabnya kenapa islam memerintahkan kepada penganutnya untuk mengulang-ulang
suatu ucapan atau perbuatan, terutama dalam masalah-masalah krusial.
BAB 6
BENTUK-BENTUK KOMUNIKASI ISLAM
1.
Komunikasi
ilahiah
Di
antar komunikasi dalam islam adalah omunikasi antaramanusia dan tuhan-Nya.
Bentuk komunikasi ini bersifat alami dan wujud dari adanya roh kehidupan yang
ditiupkan Allah kepada makhluk-Nya. Komunikasi anatara manusia dan penciptanya
sudah terjadi sejak Allah meniupkan ruh-Nya kepada manusia. Sejak itulah
kehidupan bermula, dan sejak itu juga komunikasi sudah terjalin.
2.
Pola komunikasi manusia dengan penciptanya
a.
Pola komunikasi dengan manusia pilihan
1.
Komunikasi langsung
Komunikasi
Allah dengan manusia secara langsung pernah terjadi pada Nabi Musa a.s. adapun
dengan nabi yang lain, Allah berkomunikasi dengan mereka lewat wahyu, baik yang
disampaikan ke dalam hati mereka lewat wahyu, baik yang disampaikan ke dalam
hati mereka tanpa perantara malaikat atau dengan perantara malaikat. Itulah
sebabnya Musa diberi gelar Kalimullah ( orang yang bisa berkomunikasi langsung
dengan Allah SWT ).
2.
Komunikasi langsung dengan wahyu
Komunikasi
melalui wahyu merupakan komunikasi yang lajim terjadi pada semua nabi. Di
antara bentuk komunikasi jenis ini terjadi pada
Nabi Ibrahim ketika ia meminta kepada Allah agar membuktikan
kekuasaan-Nya dalam menghidupkan kembali mahkluk yang telah meninggal dunia.
Allah bertanya kepada Nabi Ibrahim tentang sebab permintaanya, apakah dia
termasuk orang yang tidak percaya bahwa Allah mampu melakukan hal itu. Ternyata
Ibrahim bukan tidak beriman, tetapi dia ingin lenih memantapkan hatinya dan
membuatnya tenang.
a.
Pola Komunikasi dengan Manusia Biasa
Setelah
manusia lahir ke dunia, Allah telah menyiapkan berbagai media yang
memungkinkanmereka untuk tetap tersambung dengan Allah SWT. Di antara media
terpenting yang Allah persiapkan buat manusia untuk berkomunikasi dengan-Nya
adalah shalat, zikir, membaca Al-Qur’an, berdoa, istiqfar, dan tobat kepada
Allah SWT.
Ø KOMUNIKASI
INTRAPERSONAL
Komunikasi intrapersonal adalah proses
komunikasi yang berlangsung dalam diri seseorang saat menerima informasi,
mengolahnya, menyimpannya, dan menghasilkannya kembali. Proses pengolahan
informasi berlangsung dalam empat langkah, yaitu: sensasi, persepsi, memori,
dan berfikir.sensasi adalah proses menangkap stimuli. Perspsi adalah proses
memberi makna pada sensasi sehingga manusia memperoleh pengetahuan baru.
Persepsi mengubah informasi menjadi persepsi. Memori adalah proses menyimpan
informasi dan memanggilnya kembali. Berfikir adalah mengolah infomasi untuk
memenuhi kebutuhan dan memberikan respons.
Ø KOMUNIKASI
ANTARMANUSIA
Selain berbicara dengan penciptanya dan
berbicara dengan dirinya sendiri, manusia manusia juga melakukan komunikasi
dengan sesama inilah yang menjadi perhatian utama ilmu komunikasi secara umum. Komunikasi
dengan sesama manusia minimal memiliki tiga bentuk: pertama, komunikasi
antarpersona atau antar pribadi: kedua, komunikasi kelompok; dan tiga,
komunikasi massa.
BAB
7
PRINSIP-PRINSIP
DASAR ILMU KOMUNIKASI ISLAM
Komunikasi islam tunduk
dengan sumber utama yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dari dua sumber inilah
prinsip-prinsip dasar ilmu komunikasi diambil. Dengan memahami prinsip-prinsip
dasar komunikasi dalam islam diharapkan pembaca akan memiliki rambu-rambu yang
membantunya dalam berkomunikasi sesuai dengan aturan umum ajaran islam.
Prinsip-prinsip iniberlaku umum untuk segala bentuk komunikasi dengan manusia.
Prinsip-prinsip
komunikasi islam
1. Prinsip
ikhlas
Suatu
pesan tidak akan berdampak positif kepaa komunikan jika diterima dengan hati
yang tidak ikhlas. Ikhlas adlah kerja hati. Secara bahasa, ikhlas berasal dari
kata khalasha yang artinya suci,
bersih dari noda. Adapun ikhlas untuk menyucikan dirinya dari berbagai
motif yang tidak benar. Tidak ikhlas menyampaikan atau menerima pesan artinya
tidak sucinya keinginan untuk menyampaikan atau menerima pesan. Ikhlas
tempatnya dihati. Karena tempatnya di hati, maka kita tidak mungknmengukur
tingkat ke ikhlasanyang tempatnya di hati. Namun keikhlasan itu ada jejaknya,
apa yang ada didalam hati akan terungkap lewat anggota tubuh. Ketika teling
mendengar berita duka, hati ikut bersedih, dan ketika hati bersedih mata pun
bereaksi demgan mengeluarkan air mata.
a.
Prinsip pahala dan dosa
Prinsip
ini menyatakan bahwa setiap pesan atau pernyataan yang keluar itu mengandung
konsekuensi pahala atau dosa. Lisan memiliki peran kunci dalam berkomunikasi, apakah
membawa kita kedalam kesuksesan atau kehancuran. Agar lisan kita tidak menjadi alat pengumpul
dosa tetapi selalu memproduksi pahala, maka islam membimbing manusia terutama
umatnya untuk melakukan langkah-langkah berikut :
Ø Islam
melarang berkata kotor dan kasar
Ø Memberikan
motivasi agar selalu berkata yang baik
b.
Prinsip kejujuran
Lisan
bisa membunuh karakter seseorang, bisa merusak hubungan suami istri, kaum
kerabat, bahkan bisa menyebabkan pertumpahan darah. Karena itu, kejujuran
sdalam menyampaikan pesan adalah prinsip mendasar dalam komunikasi islam. Tidak
tegaknyaprinsip ini akan berakibat fatal buat kehidupan manusia.
Diantara
bentuk kejujuran dalam berkomunikasi adalah:
a.
Tidak memutar balikkan fakta
Memutarbalikan
fakta adalah fitnah yang membuat keruh suasana dan menimbulkan
ketidakharmonisan hubungan. Bukan ekedar itu, akan terjadi pada suatu waktu,
orang yang baik disulap menjadi penghianat, dan penghianat dipoloes sedemikian
rupa menjadi pahlawan.
b.
Tidak berdusta
Dusta
berarti memanipulasi suatu informasi sehingga pesan tidak sampai sebagaimana
mestinya.
c.
Prinsip kebersihan
Islam
sangat menekankan prinsip kebersihan dalam segala hal, termasuk dalam
menyampaikan pesan. Pesan yang baik akan mendatangkan kenyamanan psikologis
bagi yang menerimanya, sedangkan pesan-pesan sarkastis, jorok, berdarah-darah,
pertengkaran, perselingkuhan, adu domba, gosip, umpatan, dan sejenisnya akan
berdampak pada keruhnya hati.
d.
Berkata positif
Pesan
positif sangat berpengaruh bagi kebahagian seseorang dalam kondisi apapun dia
berada. Seorang komunikator yang sering mengirim pesan positif kepada komunikan
akan menyimpan modal yang banyak untuk berbuat yang positif.
e.
Prinsip paket (Hati, Lisan,dan
Perbuatan)
manusia
adalah makhluk yang diciptakan Allah dalam satu paket lengkap. Ada unsur jiwa
dan unsur raga. Gerak raga dalam konsep islam dipengaruhi secara kuat oleh hati
atau jiwa. Artinya, lisa akan berbicara yang baik manakala hatinya baik, dan
lisan tidak akan mampu berbicara dengan baik
dan lancar tanpa kendali dari jiwanya, yang diucapkannya akan terasa hambar. Orang
sedang sedih biasa biasanya tidak tahan mendam kesedihannya. Biasanya kesedihan
itu dia ungkapkan kepada orang dia anggap bisa berbagi. Dalam waktu yang
bersamaan, kesedihan di hati itu diikuti oleh muka yang muram dan air mata yang
meleleh. Inilah yang disebut paket. Jika orang yang sedang dilanda kesedihan,
lalu kelihatan raut mukanya berseri-seri atau matanya berbinar-binar. Biasanya
orang seperti itu sedang bersandiwara atau sedang tidak waras.
Konsistensi
antara hati, kata dan perbuatan adalah ciri manusia sukses. Allah tidak
menyukai inkonsistensi. Tidak hanya Allah, manusia secara umum juga memandang
bahwa inskonsistensi adalah cacat yang membuat nilai seseorangmenjadi
berkurang.
f.
Prinsip dua telinga satu mulut
Menceritakan
kembali semua yang di dengar adalah kecerobohan seseorang. Tidak semua
informasi yang sampai kepada seseorang dipahami secara benar, atau dipahami
secarabenar tetapi beritanya tidak benar,
atau beritanya benar tetapi tidak layak dikonsumsi oleh publik.
Menceritakan kembali semua yang didengar akan beresiko memiliki tingkat
kesalahan yang banyak. Di dalam istilah agama disebut dengan dosa. Maksud dari
dua telinga satumulut ini adalah , lebih banyak mendengar sedikit berbicara.
Artinya kita dianjurkan untuk selalu berhati-hati dan tidak menerima segala
bentuk informasi secara mentah.
g.
Prinsip pengawasan
Prinsip
pengawasan muncul dari kepercayaan mukmin yang menyakini bahwa Allah Maha
Mendengar, Maha Melihat, dan Maha Mengetahui. Selain itu mereka juga meyakini
bahwa setiap kata yang diucapkan akan dicatat oleh malaikat pencatat.
Prinsip
pengawasan ini akan membuat orang selalu merasakan diperhatikan dan dipantau.
Orang yang selalu merasa dipantau biasanya lebih berhati-hati dalam mengeluarkan
statemen.
h.
Prinsip Selektivitas dan validitas
Berbicara
dengan data dan informasi akurat adalah salah satu ciri pribadi yang
berkualitas. Selain menambah kredibelitas, informasi yang akurat menghindarkan
kita jatuh kepada kesalahan yang berujung kepada penyesalan.
Prinsip
selektivitas dan validitas dalam komunikasi islam bukan hanya bertujuan untuk
memberikan kepuasan bagi komunikan di dunia ini, tetapi tujuan utama mereka
adalah agar bisa mempertanggungjawabkan apa yang mereka kemukakan pada saat
diminta pertanggungjawabanya di akhirat.
i.
Prinsip saling memenuhi
Komunikasi
antarmanusia merupakan aktivitas menyampaikan dan menerima pesan dari dan
kepada orang lain. Saat berlangsung komunikasi, proses pengaruh memengaruhi
terjadi. Di samping itu, komunikasi juga bertujuan untuk saling mengenal,
berhubungan, bermain, saling membantu, berbagi informasi, mengembangkan
gagasan, memecahkan masalah, meningkatkan produktivitas, membangkitkan semangat
kerja, meyakinkan, menghibur, mengkukuhkan status, membius, dan menciptakan
rasa persatuan. Di samping tujuan baik tersebut, komunikasi juga dapat dipakai
untuk saling mendomba, melemahkan semangat, meruntuhkan status, membuat orang
sedih, danmembuat orang terjerumus ke dunia hitam.
j.
Prinsip keseimbangan berita
Informasi
yang seimbang akan membuat keputusan menjadi akurat. Prinsip perimbangan dalam
menyerap informasi sebelum memberikan sikap adalah keharusan. Dengan prinsip
ini, informasi yang kita terima akan lebih akurat, karena pihak yang sedang
berselisih kadang-kadang memberikan informasi secara emosional dan
kadang-kadang berlebihan.
k.
Prinsip privasi
Setiap
orang memiliki ruang privasi tidak boleh diungkapkan di pentas publik, begitu
juga dengan organisasi, lembaga, dan setgerusnya. Membocorkan rahasia sama
dengan menelanangi orang, organisasi, dan lembaga dan membuat mereka malu.
Pesan adalah seperangkat lambang
bermakna yang di sampaikan oleh komunikasi. Deddy mulyanto mulyana mengatakan
bahwa pesan adalah seperangkat simbol atau verbal non verbal yang mewakili
perasaan, nilai, gagasan atau maaksud sumber tadi.
1. Pesan
verbal
a. Lafdz
Berasal
dari bahasa arab yang berarti melempar, di sebut lafdz, karena bunyi yang kita
keluarkan dari mulut ibarat bunyi atau simbol ynag kita lemparkan dari mulut
kita.
Ladfz
juga dipahami sebagai pesan paling sederhana yang keluar dari lisan seseorang
yang dapt dipahami maknanya.
b. Qoul
Qoul
dari bahasa indonesia “qoul” diartikan kata. Kata “qoul” disebut 1.722 kali
dalam al-quran :529 kali dalam bentuk qala, 92 kali dalam bentuk yaqulun, 332
kali dalam bentuk “qoul”, 13 kali dalam bentuk qulu, 49 kali dalam bentuk qila,
52 kali dalam bentuk al-qoul, 12 kali dalam bentuk “qouluhum” dan bentuk-bentuk
lainnya.
Selain
mengandung makna, qoul adalah ucapan yang diucapkan oleh pembicara karena
keinginan dirinya. Qoul yang dimaksud di sisni adalah kata yang mengandung
makna keluar dari lisan atas kesenjangan dan kesadaran penuh dari orang yang
mengucapkan.
1) Qoul
dalam al-quran
Dalam
al-quran ditemukan cukup banyak ayat yang menggunakan istilah qoul. Secara
umum, qoul ynag terdapat dalam al-quran bermakna kalimat dan digandeng degnan
ssifat tertentu. Berikut qoul yang disebutkan dalam al-quran :
a. Qaulan
ma’rufan.
Ma’ruf
artinya kebaikan dunia dan akhirat. Dari ayat (QS. An-nisa’ (4):8),
menyimpulkan bahwa qoulan ma’reufan adalah lafaz atau ungkapan yang baik,
ramah, tidak kasar, tidak menyinggung perasaan, tidak kotor, tidak mengandung
nafsu orang yang mendengarkannya untuk berbuat jahat.
b. Qoulan
kariman.
Qoulan
kariman secara bahasa berarti perkataan yang mulia dan berharga. Ungkapan yang
indah dan yang penuh dengan adab
sehingga orang yang diajak bicara merasa bahagia.
c. Qoulan
maysuran
Menurut
bahasa qoulan maysuran artinya perkataan yang mudah. Maysuran adalah isim
maf’ul dari yusr yang artinya mudah.
d. Qoulan
baliqan.
Ungkapan
qaulan baliqan secara bahasa bererti perkataan yang sampai kepala maksudnya,
berpengaruh dan berbekas kepada jiwa.
e. Qaulan
layyina.
Ungkapan
qulan kayyinan secara bahasan berarti ungkapan yang lemah lembut. Secara umum
qoulan layyina adalah upaya untuk
berkomunikasi dengan orang lain dengan lunak, tidak memvonis, mengingatkan tentang
sesuatu yang disepakati seperti kematian, dan memanggilnya dengan panggilan
yang dia sukai.
f. Qaulan
sadidan.
Ungkapan
qaulan sadidan menurut bahasa yang artinya perkataan yang benar. secara umum
bermakna perkataan yang tepat dengan kondisi yang ada, seperti menembakkan anak
panah tepat sasaran.
g. Qoulan
tsaqilan.
Menurut
bahasa artinya perkataan yang berat. Secara umum karena di dalam kalimat qoulan
tsaqilan mengandung tugas-tugas berat bagi orang yang mukalaf (mendapatkan
tugas).
h. Qoulan
‘adziman.
Secara
bahasa qoulan adziman artinya perkataan yang besar. Kata-kata besar yang
dimaksud adalah di sini besar kekejiannya, bear kelancangannyam besar
kedustaannya, dan jauh keluarnya ari hal yang sebenarnya.
i.
Ahsan qoulan.
Ungkapan
secara bahasa berarti perkataan yang paling baik. Orang yang terbiasa
mengucapkan kata baik dan mendengarkan kata baik maka dia akn berpotensi
menjadi orang yang berkualitas baik.
c. Kalimat
Kalimat
adalah susunan lafdz yang mengandung makna yang sempurna. Menurut ahli bahasa
kalimat terdiri dari dua kata atau lebih yang mengandung makna sempurna.
Kallimat
dalam al-quran :
1. Kalimatullah
Kalimatullah
artinya kalimat allah. Yang dimaksud kalimatullah adalah agama allah, hukum
allah, syariat allah, dan segala hal yang bersumber dari allah.
2. Kalimat
allahzina kafaru.
Kalimat
allahzina kafaru artinya kalimat orang-orang yang mengikari kebenaran.
3. Kalimat
sawa’.
Kalimat
sawa’ artinya kalimat yang sama. Imam tabari mengatakan bahwa kalimat sawa’
adlah kalimat yang adil. Kalimat yang adil.
BAB 5
FUNGSI-FUNGSI KOMUNIKASI ISLAM
1.
Fungsi meyakinkan
Di
antara fungsi penting komunikasi islam adalah fungsi meyakinkan. Fungsi
meyakinkan artinya membuat ide, pendapat, dan gagasan yang kita miliki bisa
diterima oleh orang lain dengan senang hati dan tidak terpaksa. Bahkan bukan dengan hanya menerima dengan sukarela,
mereka yang merasa mantap dengan penjelasan tersebut bisa menjadi pendukung ide
itu.
Fungsi
meyakinkan dalam komunikasi Islam bisa dicapai di antaranya dengan metode hiwar
(dialog) dan jidal (debat). Hiwar (dialog) dilakukan dengan
suasana santai, saling mengemukakan pendapat dengan tenang, mungkin di dalamnya
juga terjadi tarik ulur, dan akhirnya berujung kepada suatu kesepakatan
mendukung ide bersama atau salah satu ide yang lebih baik. Adapun jidal
(debat) biasanya lebih seru, kadang-kadang sampai panas, dan masing-masing
ngotot dengan pendapatnya. Orang yang menyampaikan ide cemerlang dengan
alasan-alasan dan logika yang kuat biasanya akan menjadi pemenang dan idenya
akan dijadikan rujukan.
2.
Fungsi mengingatkan
Lupa adalah sifat yang tak bisa berpisah
dari manusia. Sifat ini sudah ada sejak adanya bapak pertama Adam A.s. lupa
disefinisikan sebagai ketidakmampuan mengingat kembali suatu tema yang
diperlukan pada saat yang dinginkan.
Di antara masalah yang paling
banyak dilupakan dan dilalaikan oleh manusia adalah masalah agama. Itulah
sebabnya kenapa islam memerintahkan kepada penganutnya untuk mengulang-ulang
suatu ucapan atau perbuatan, terutama dalam masalah-masalah krusial.
BAB 6
BENTUK-BENTUK KOMUNIKASI ISLAM
1.
Komunikasi
ilahiah
Di
antar komunikasi dalam islam adalah omunikasi antaramanusia dan tuhan-Nya.
Bentuk komunikasi ini bersifat alami dan wujud dari adanya roh kehidupan yang
ditiupkan Allah kepada makhluk-Nya. Komunikasi anatara manusia dan penciptanya
sudah terjadi sejak Allah meniupkan ruh-Nya kepada manusia. Sejak itulah
kehidupan bermula, dan sejak itu juga komunikasi sudah terjalin.
2.
Pola komunikasi manusia dengan penciptanya
a.
Pola komunikasi dengan manusia pilihan
1.
Komunikasi langsung
Komunikasi
Allah dengan manusia secara langsung pernah terjadi pada Nabi Musa a.s. adapun
dengan nabi yang lain, Allah berkomunikasi dengan mereka lewat wahyu, baik yang
disampaikan ke dalam hati mereka lewat wahyu, baik yang disampaikan ke dalam
hati mereka tanpa perantara malaikat atau dengan perantara malaikat. Itulah
sebabnya Musa diberi gelar Kalimullah ( orang yang bisa berkomunikasi langsung
dengan Allah SWT ).
2.
Komunikasi langsung dengan wahyu
Komunikasi
melalui wahyu merupakan komunikasi yang lajim terjadi pada semua nabi. Di
antara bentuk komunikasi jenis ini terjadi pada
Nabi Ibrahim ketika ia meminta kepada Allah agar membuktikan
kekuasaan-Nya dalam menghidupkan kembali mahkluk yang telah meninggal dunia.
Allah bertanya kepada Nabi Ibrahim tentang sebab permintaanya, apakah dia
termasuk orang yang tidak percaya bahwa Allah mampu melakukan hal itu. Ternyata
Ibrahim bukan tidak beriman, tetapi dia ingin lenih memantapkan hatinya dan
membuatnya tenang.
a.
Pola Komunikasi dengan Manusia Biasa
Setelah
manusia lahir ke dunia, Allah telah menyiapkan berbagai media yang
memungkinkanmereka untuk tetap tersambung dengan Allah SWT. Di antara media
terpenting yang Allah persiapkan buat manusia untuk berkomunikasi dengan-Nya
adalah shalat, zikir, membaca Al-Qur’an, berdoa, istiqfar, dan tobat kepada
Allah SWT.
Ø KOMUNIKASI
INTRAPERSONAL
Komunikasi intrapersonal adalah proses
komunikasi yang berlangsung dalam diri seseorang saat menerima informasi,
mengolahnya, menyimpannya, dan menghasilkannya kembali. Proses pengolahan
informasi berlangsung dalam empat langkah, yaitu: sensasi, persepsi, memori,
dan berfikir.sensasi adalah proses menangkap stimuli. Perspsi adalah proses
memberi makna pada sensasi sehingga manusia memperoleh pengetahuan baru.
Persepsi mengubah informasi menjadi persepsi. Memori adalah proses menyimpan
informasi dan memanggilnya kembali. Berfikir adalah mengolah infomasi untuk
memenuhi kebutuhan dan memberikan respons.
Ø KOMUNIKASI
ANTARMANUSIA
Selain berbicara dengan penciptanya dan
berbicara dengan dirinya sendiri, manusia manusia juga melakukan komunikasi
dengan sesama inilah yang menjadi perhatian utama ilmu komunikasi secara umum. Komunikasi
dengan sesama manusia minimal memiliki tiga bentuk: pertama, komunikasi
antarpersona atau antar pribadi: kedua, komunikasi kelompok; dan tiga,
komunikasi massa.
BAB
7
PRINSIP-PRINSIP
DASAR ILMU KOMUNIKASI ISLAM
Komunikasi islam tunduk
dengan sumber utama yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dari dua sumber inilah
prinsip-prinsip dasar ilmu komunikasi diambil. Dengan memahami prinsip-prinsip
dasar komunikasi dalam islam diharapkan pembaca akan memiliki rambu-rambu yang
membantunya dalam berkomunikasi sesuai dengan aturan umum ajaran islam.
Prinsip-prinsip iniberlaku umum untuk segala bentuk komunikasi dengan manusia.
Prinsip-prinsip
komunikasi islam
1. Prinsip
ikhlas
Suatu
pesan tidak akan berdampak positif kepaa komunikan jika diterima dengan hati
yang tidak ikhlas. Ikhlas adlah kerja hati. Secara bahasa, ikhlas berasal dari
kata khalasha yang artinya suci,
bersih dari noda. Adapun ikhlas untuk menyucikan dirinya dari berbagai
motif yang tidak benar. Tidak ikhlas menyampaikan atau menerima pesan artinya
tidak sucinya keinginan untuk menyampaikan atau menerima pesan. Ikhlas
tempatnya dihati. Karena tempatnya di hati, maka kita tidak mungknmengukur
tingkat ke ikhlasanyang tempatnya di hati. Namun keikhlasan itu ada jejaknya,
apa yang ada didalam hati akan terungkap lewat anggota tubuh. Ketika teling
mendengar berita duka, hati ikut bersedih, dan ketika hati bersedih mata pun
bereaksi demgan mengeluarkan air mata.
a.
Prinsip pahala dan dosa
Prinsip
ini menyatakan bahwa setiap pesan atau pernyataan yang keluar itu mengandung
konsekuensi pahala atau dosa. Lisan memiliki peran kunci dalam berkomunikasi, apakah
membawa kita kedalam kesuksesan atau kehancuran. Agar lisan kita tidak menjadi alat pengumpul
dosa tetapi selalu memproduksi pahala, maka islam membimbing manusia terutama
umatnya untuk melakukan langkah-langkah berikut :
Ø Islam
melarang berkata kotor dan kasar
Ø Memberikan
motivasi agar selalu berkata yang baik
b.
Prinsip kejujuran
Lisan
bisa membunuh karakter seseorang, bisa merusak hubungan suami istri, kaum
kerabat, bahkan bisa menyebabkan pertumpahan darah. Karena itu, kejujuran
sdalam menyampaikan pesan adalah prinsip mendasar dalam komunikasi islam. Tidak
tegaknyaprinsip ini akan berakibat fatal buat kehidupan manusia.
Diantara
bentuk kejujuran dalam berkomunikasi adalah:
a.
Tidak memutar balikkan fakta
Memutarbalikan
fakta adalah fitnah yang membuat keruh suasana dan menimbulkan
ketidakharmonisan hubungan. Bukan ekedar itu, akan terjadi pada suatu waktu,
orang yang baik disulap menjadi penghianat, dan penghianat dipoloes sedemikian
rupa menjadi pahlawan.
b.
Tidak berdusta
Dusta
berarti memanipulasi suatu informasi sehingga pesan tidak sampai sebagaimana
mestinya.
c.
Prinsip kebersihan
Islam
sangat menekankan prinsip kebersihan dalam segala hal, termasuk dalam
menyampaikan pesan. Pesan yang baik akan mendatangkan kenyamanan psikologis
bagi yang menerimanya, sedangkan pesan-pesan sarkastis, jorok, berdarah-darah,
pertengkaran, perselingkuhan, adu domba, gosip, umpatan, dan sejenisnya akan
berdampak pada keruhnya hati.
d.
Berkata positif
Pesan
positif sangat berpengaruh bagi kebahagian seseorang dalam kondisi apapun dia
berada. Seorang komunikator yang sering mengirim pesan positif kepada komunikan
akan menyimpan modal yang banyak untuk berbuat yang positif.
e.
Prinsip paket (Hati, Lisan,dan
Perbuatan)
manusia
adalah makhluk yang diciptakan Allah dalam satu paket lengkap. Ada unsur jiwa
dan unsur raga. Gerak raga dalam konsep islam dipengaruhi secara kuat oleh hati
atau jiwa. Artinya, lisa akan berbicara yang baik manakala hatinya baik, dan
lisan tidak akan mampu berbicara dengan baik
dan lancar tanpa kendali dari jiwanya, yang diucapkannya akan terasa hambar. Orang
sedang sedih biasa biasanya tidak tahan mendam kesedihannya. Biasanya kesedihan
itu dia ungkapkan kepada orang dia anggap bisa berbagi. Dalam waktu yang
bersamaan, kesedihan di hati itu diikuti oleh muka yang muram dan air mata yang
meleleh. Inilah yang disebut paket. Jika orang yang sedang dilanda kesedihan,
lalu kelihatan raut mukanya berseri-seri atau matanya berbinar-binar. Biasanya
orang seperti itu sedang bersandiwara atau sedang tidak waras.
Konsistensi
antara hati, kata dan perbuatan adalah ciri manusia sukses. Allah tidak
menyukai inkonsistensi. Tidak hanya Allah, manusia secara umum juga memandang
bahwa inskonsistensi adalah cacat yang membuat nilai seseorangmenjadi
berkurang.
f.
Prinsip dua telinga satu mulut
Menceritakan
kembali semua yang di dengar adalah kecerobohan seseorang. Tidak semua
informasi yang sampai kepada seseorang dipahami secara benar, atau dipahami
secarabenar tetapi beritanya tidak benar,
atau beritanya benar tetapi tidak layak dikonsumsi oleh publik.
Menceritakan kembali semua yang didengar akan beresiko memiliki tingkat
kesalahan yang banyak. Di dalam istilah agama disebut dengan dosa. Maksud dari
dua telinga satumulut ini adalah , lebih banyak mendengar sedikit berbicara.
Artinya kita dianjurkan untuk selalu berhati-hati dan tidak menerima segala
bentuk informasi secara mentah.
g.
Prinsip pengawasan
Prinsip
pengawasan muncul dari kepercayaan mukmin yang menyakini bahwa Allah Maha
Mendengar, Maha Melihat, dan Maha Mengetahui. Selain itu mereka juga meyakini
bahwa setiap kata yang diucapkan akan dicatat oleh malaikat pencatat.
Prinsip
pengawasan ini akan membuat orang selalu merasakan diperhatikan dan dipantau.
Orang yang selalu merasa dipantau biasanya lebih berhati-hati dalam mengeluarkan
statemen.
h.
Prinsip Selektivitas dan validitas
Berbicara
dengan data dan informasi akurat adalah salah satu ciri pribadi yang
berkualitas. Selain menambah kredibelitas, informasi yang akurat menghindarkan
kita jatuh kepada kesalahan yang berujung kepada penyesalan.
Prinsip
selektivitas dan validitas dalam komunikasi islam bukan hanya bertujuan untuk
memberikan kepuasan bagi komunikan di dunia ini, tetapi tujuan utama mereka
adalah agar bisa mempertanggungjawabkan apa yang mereka kemukakan pada saat
diminta pertanggungjawabanya di akhirat.
i.
Prinsip saling memenuhi
Komunikasi
antarmanusia merupakan aktivitas menyampaikan dan menerima pesan dari dan
kepada orang lain. Saat berlangsung komunikasi, proses pengaruh memengaruhi
terjadi. Di samping itu, komunikasi juga bertujuan untuk saling mengenal,
berhubungan, bermain, saling membantu, berbagi informasi, mengembangkan
gagasan, memecahkan masalah, meningkatkan produktivitas, membangkitkan semangat
kerja, meyakinkan, menghibur, mengkukuhkan status, membius, dan menciptakan
rasa persatuan. Di samping tujuan baik tersebut, komunikasi juga dapat dipakai
untuk saling mendomba, melemahkan semangat, meruntuhkan status, membuat orang
sedih, danmembuat orang terjerumus ke dunia hitam.
j.
Prinsip keseimbangan berita
Informasi
yang seimbang akan membuat keputusan menjadi akurat. Prinsip perimbangan dalam
menyerap informasi sebelum memberikan sikap adalah keharusan. Dengan prinsip
ini, informasi yang kita terima akan lebih akurat, karena pihak yang sedang
berselisih kadang-kadang memberikan informasi secara emosional dan
kadang-kadang berlebihan.
k.
Prinsip privasi
Setiap
orang memiliki ruang privasi tidak boleh diungkapkan di pentas publik, begitu
juga dengan organisasi, lembaga, dan setgerusnya. Membocorkan rahasia sama
dengan menelanangi orang, organisasi, dan lembaga dan membuat mereka malu.